Selasa, 29 Desember 2009

I have decided.

I remember this conversation between me and a friend of mine when we were in Germany, the next day after he saw my video where I sang birthday song for my friend which is also my German parent.

He : "What you study at university?
Me : "International Relations"
He : "What is it about?"
Me : "Politics"
He : "Why? You should study at art university, you know how to sing"
Me : "...."

Jumat, 25 Desember 2009

0 : 09 am

Sempak, gue begadang terus!

1. Gue mau ke Karimun Jawa

2. Gue mau ke Paris

3. Gue mau semua terkabul, amin!

:-)

Senin, 07 Desember 2009

Short Feeling Service.

I feel like someone from Mars, seems so close but far away from Earth where humans live.

Jumat, 28 Agustus 2009

H-1.

Hi people!

H-1 and finally got my furlough letter, HUGE THANKS TO SABENI FAMILY (name for my university besties -- we perceive as a family)! They helped me much to get that-fuck*n-furlough. I got nothing to say besides I LOVE YOU GUYS. I'm gonna miss y'all. I envy you guys, really envy that you can study in some classes together.

Sigh..

Well, i'm going to have fun for 3 months anyway, yeah i'm ready to rock Germany!
See ya :)

Sabtu, 22 Agustus 2009

H-7

Gosh! H-7 sebelum keberangkatan dan hingga detik ini surat cuti gue belum turun juga. Gue belom nyiapin apa-apa! Firasat gue, surat sakti itu bakal keluar setelah gue berangkat. Tapi, diterima apa ditolak?

I hate bureaucracy!

Rabu, 22 Juli 2009

Back to Jogja and Got First Lesson!

Hello, gue udah di Jogja lagi -_______- bete! Entah mengapa gue merasa gugup dan agak takut ke Jogja hahaha aneh ya padahal kemaren 4 bulan nggak pulang, betah aja.

Okay, kabar terbaru adalah... I SAID YES FOR THE FELLOWSHIP! Semua orang yang gue ceritain ngedukung, so i have no reasons to reject it. Dan sekarang gue di Jogja lagi mau ngurus cuti kuliah, ribeeeettt, huhu.

Jadi, beberapa hari yang lalu gue nelfon dosen PA gue, si Bapak ****, buat nanya-nanya atau obrolin tentang cuti ini. Nah tadi pagi gue ke kampus jam setengah 9, eh si Bapak udah masuk ruang rapat, akhirnya gue nunggu aja sebentar terus ketemu Mas Eddy, seksi sibuk jurusan. Gue minta Mas Eddy ajarin bikin surat cuti (baik banget si Mas Eddy). Mas Eddy bilang nanti sore dateng lagi aja bawa suratnya siap ditandatanganin, dan akhirnya gue balik ke kosan buat ngetik itu surat cuti.

Selesai jam 12, karna disuruh dateng sore yaudah gue sempet tidur siang! Bingung abisnya mau ngapain, sepi banget kosan.

Jam setengah 3an gue ke kampus lagi tuh nunggu si Bapak rapat, tapi belom keluar juga padahal dosen lain udah bolak-balik keluar-masuk. Nah, ketemu Mas Eddy, dan dia bilang "Pak **** udah pulang". Weeewww, agak capek ya gue nunggu 1 setengah jam! Sama Mas Eddy, surat gue diambil, mau ditaro di mejanya si Bapak.

Mas Eddy : "Suratnya saya taro di mejanya, tapi besok kamu kesini lagi minta langsung"
Gue : "Iya mas, besok kira-kira saya telfon aja ya mas, Pak ****"
Mas Eddy : "Oh jangan, jangan, Pak **** jangan ditelfon. Kamu telfon saya aja besok"

Anjrit, padahal gue sempet nelfon si Bapak itu tadi pagi!! Dan sepertinya dia tipe dosen yang nggak gitu suka mahasiswa nelfon! Pantes aja pas ngomong judes gitu! Nyetttttt bodoh abis gue.

Bismillah mudah-mudahan besok ketemu dia, minta tanda tangan, beres urusan, balik ke Jakarta urus visa! Ahhhh, masih banyak yang belom diurus. Ya Allah semoga semuanya lancar!

Rabu, 15 Juli 2009

Liburan dan Bingung.

Hello!

Untuk postingan ini gue pake Bahasa Indonesia deh hahaha capeknya dobel kalo nulis dalam Bahasa Inggris and my english is poor!

Jadi, sekarang gue sedang liburan tapi masih cemas juga sih soalnya nilai akhir belum keluar semua, deg-degan banget nunggunya! Sejauh ini liburan gue cukup menyenangkan, lumayan sering jalan-jalan yang bukan ke mall hahaha karna menurut gue basi banget liburan cuma nge-mall. Dan udah ketemuan sama beberapa temen SMA, awww miss you guys.

And right here, right now, in the middle of my vacation.. gue sedang diuji sama Tuhan sepertinya. Pernahkah lo merasa dihadapkan pada suatu keadaan dimana ada kesempatan yang sangat worth to try yang sangat terbuka untuk lo, tapi dengan resiko pendidikan lo yang sedang bagus-bagusnya harus ditinggalin? Yes, i face it right now and yeah making decision is the hardest thing! I hate it much, but... errghh bingung banget.

Jadi, Tuhan sedang baik-baiknya sama gue. Nilai ujian gue yang udah keluar bagus-bagus dan kemarin gue dapet e-mail yang menyatakan gue diterima sebagai fellow sebuah project di Jerman selama 4 bulan, mulai akhir Agustus tahun ini sampe akhir November. Jadi disana bersama 15 orang fellow dari seluruh dunia, akan mengembalikan sebuah farmhouse yang udah lama terabaikan dan merekonstruksinya kembali. And all for free! yeah free! Sounds interesting, right? Menurut gue banget! 3 bulan di Jerman segrup sama bule terus ngembaliin sebuah farmhouse! Emang terkesan jauh dari tujuan hidup di masa depan, bakal dapet apa sih gue nanti? Tapi gue udah nunggu kepastian ini selama 6 minggu lebih, dan menurut gue ilmu itu nggak cuma didapet dari buku, dosen, perspus, dan segala sesuatu yang bersifat akademik, tapi dari project itu juga dapet ilmu yang nggak kalah penting kok.

Tapi ya gue juga nggak bisa mungkir kalo kuliah lebih penting. Tapi masa sih, hidup mati gue cuma untuk belajar di kampus? Gila gue nggak bisa mikir dengan jernih sekarang, karna minta pendapat orang tua pasti nggak akan setuju (i have tried it to my mom last night, and she didn't agree and asked how about my university?).

Now, i need some advices! God, please show me the way...