Sabtu, 24 Mei 2008

Incredible science 2.

Innalillahi, betapa pegalnya kaki ini dipaksa berjalan dengan sepatu pantovel yang berbunyi seperti sepatu kuda.

Horay! IPA 2 tercinta tadi baru aja foto kelas untuk Buku Tahunan. Disuruh berkumpul pagi buta (jam 7, udah gak pagi buta juga sih). MANA, KATANYA JAM 7 TENG-TONG UDAH HARUS KUMPUL SEMUA, GAK ADA YANG NGARET!!!! Tapi fakta berbicara lain. Ketua kelas dan ketua panitia Buku Tahunan yang kebetulan anak ipa 2 juga dan yang membuat janji untuk kumpul jam 7, telat as always! Monyet.

Okay, akhirnya sekitar jam 8 perbincangan mulai, segala tempat dan pose-pose foto diomongin. Laluuuu, beberapa kelompok ke rumah Dhika buat foto personal (seragam, make baju item polos macam hantu saja) dan sebagian lagi ke Gading Sport Mall buat foto scene berkelompok. Dan gue beserta rombongan sirkus (Ridha, Mbak, Emil, Lancuy, Moy) kesasar pas mau ke rumah Dhika, gara-gara Aldo cepet banget ngilangnya. Bayangkan sampe muterin monas dua kali! Semua yang di rumah Dhika menggunakan gaya-gaya sensyual terbaik. Foto personal selesai jam 12an, lalu semua diem dan nonton tv bareng-bareng macam anak panti asuhan, oiya makan Hokben juga, yaah tambah kayak anak panti asuhan.

Setelah bosan bermain panti-asuhan-an, next photo destination : OASIS RESTO, cikini. First impression langsung underestimate gitu karna gedungnya yang agak-agak tua, tapi dalemnya ciiiiinnnnggg wah mantep banget deh, gaya-gaya Eropa gitu, klasik banget. Dan gue berserta rombongan sirkus (Ridha, Emil, Mbak, Lancuy, Moy) dapet scene pas Dinner Prom, wiiiih spot fotonya bagus banget, sayangnya gue lupa nge-bluetooth dari hp mbak.

Terus, kita semua ke Taman Suropati (karna Taman Menteng udah dipake IPS 1) untuk foto bareng-bareng, kemudian pulang nebeng Popski. Weew hari ini menyenangkan tapi pegeeeeeel. Oiya kata Eja gue keren kayak James Bond, playboy gimana gituu hahaha najis.

Rabu, 21 Mei 2008

National Awakening

Kemarin, tanggal 20 mei 2008 bertepatan dengan 100 tahunnya kelahiran nyi roro kidul, eh nggak, lahirnya organisasi pemuda (jaman dulu) pertama, yaitu Budi Oetomo dan diabadikan sebagai Hari Kebangkitan dari kubur, eeehh Hari Kebangkitan Nasional maksud saya. Karna sudah satu abad terang saja perayaannya sangat "wah", spektakuler. Yah walopun saya hanya menonton dari televisi layar cembung di kamar.

Tapi, saya salut sekali melihat atraksi-atraksi, mulai dari tarian-tarian yang memperlihatkan bahwa Indonesia kaya akan budaya, ada pula atraksi dari Polri, TNI, AL, AD, dan AU, sampe Pencak Silat pun ada (inget SD, ada pelajaran Pencak Silat). Inilah yang membuat saya bangga terhadap negri saya, Indonesia (baru tadi malem doang yang bisa bikin gue bangga sama Indonesia).

Namun, ada janji-janji yang diucapkan Pak SBY bahwa kita harus blablabla (tidak hafal), semoga itu bukan janji palsu seperti biasanya. Semoga semua yang diucapkan Pak SBY jadi kenyataan.
HIDUP INDONESIA!

Senin, 19 Mei 2008

Dvd's day

Holiday means full-day watching dvds, bagi gueee. Yah selain gak ngabisin duit banyak (satu dvd cukup 5ribu aja, maklum belum mampu beli yang original haha), kecuali ngeborong satu toko baru deh bisa bangkrut.

Kemarin, gue nonton Good Luck Chuck, Bring it on 4, She's the Man (tapi ngadat, bajakan sih jadi ga nonton sampe abis), Serendipity (setengah doang, terlalu romantis), The Lake House (gue cepetin, romantis juga), Open Season, dan Alvin and the Chipmunks.

Dan satu film yang bikin gue terkesan banget, film Alvin and the Chipmunks.
Simon, Alvin, dan Theodore yang sukses menjadi penyanyi walopun mereka seekor Chipmunks. Yang bikin gue terkesan di film ini adalah suara mereka dan lagu-lagu yang mereka nyanyiin. Di bagian opening film ini mereka menyanyikan Bad Day-nya Daniel Powter, dan itu baguuuusss (yah walopun suaranya dibuat cempreng biar cocok dengan karakter mereka seekor hewan). Lagu lain yang menurut gue paling bagus diantara lagu-lagu lain, yaitu Only You.
Sedikit liriknya :

Only you can make this world seem right
Only you can make the darkness bright

Mereka menyanyikan lagu itu seperti sebuah vocal group, bagus banget. Haaaah sampe berkali-kali gue rewind ke bagian itu. Lagu-lagu lain yang mereka nyanyikan : Witch Doctor, Don't be late, Funkytown, Ain't no party, Get Munk'd.

Itu film terbaik yang gue tonton kemarin, sebenernya gue yang telat karna baru menonton film Alvin the Chipmunks kemarin, padahal rilisnya udah dari November 2007.

Okay sepertinya gue harus melanjutkan dvd's day...
Ada saran film bagus?

Jumat, 16 Mei 2008

Freaky moments.

Masih berlanjut di Pertandingan Semi-final Uber Cup kamis 15 mei kemarin, gue mengalami beberapa kejadian super aneh.

Di dalam gedung Istora, gue dan yang lainnya sedang duduk-duduk manis sambil sesekali meneriakkan nama-nama pemain Korea yang susahnya minta ampun agar menang melawan China. Penonton juga masih sepi sehingga suara kami bergema di dalam Istora. Tiba-tiba datang seorang reporter cewek Trans tv ke tempat kami duduk.

Reporter : "Hai, pada cabut yah?" (karna ngeliat Hanna dan Rissa masih pake rok sekolah)
Semua : "Hah, nggak kok kan udah selesai ujian. Kenapa ya Bu?"
Reporter : "Eh jangan panggil Ibu, gue masih muda gini"
Ridha : "Eh iya maap-maap"
Reporter : "Lagi pada nonton apa sih?"
Entah siapa : "Ya nonton bulu tangkis" (dasar mbak reporter kelewat bego)
Reporter : "Siapa yang tanding?"
Gue : "Korea - China"
Reporter : "Aduh gue gak ngerti deh yang beginian. Sebenernya gue kesini disuruh produser gue. Gue kira disuruh ke senayan ke Senayan City eh taunya ke Senayan Istora, gak banget deh"
Semua : (tertawa dan berpikir : Orang gila!)
Tiba-tiba si mbak reporter ngeliat Hanna yang lagi pake baju Merah-Putihnya Labschool dan jelas tertulis Labschool.
Reporter : "Oh lo semua dari Labschool yah? Yaampun gue alumni sana loh, lo harus patuh sama gue sebagai dedengkot. Jadi gue minta dua ato tiga diantara lo ikut gue buat wawancara gantian, harus mau." (dunia memang sempit dan sialan juga nih mbak-mbak maksa)
Semua : "Ah yang lain aja deh"
Gue : "Bapak-bapak aja tuh"
Reporter : "Gak mau ah gue lagi pedofil nih mau sama bronis, berondong manis" (ngomongnya centil abis)
Gue : "Dulu angkatan berapa?" (mengalihkan pembicaraan)
Reporter : "Aduh 93 ato 94 ya, lupa tuh"
Semua : (beneran geblek kan)
Reporter : "Dulu yah gue benci banget sama (Bu) Ulya, dia tu kerjaannya marah-marahin gue mulu, sering banget gue dikejar-kejar dia. Masa orang tua gue dipanggil ke sekolah gara-gara di tas gue ada penjepit bulu mata, terus gak punya pensil, yang ada pensil alis, hihihi"
Semua : (tertawa dan berpikir : beneran gila!)
Entah siapa : "Emang dulu (Bu) Ulya udah jadi Kepala Sekolah?"
Reporter : "Nggak sih, pas gue masuk dia udah jadi Wakil Kepsek aja gituu. Kepala Sekolah masih Pak Arif rachman"
Semua : "Ooh"
Reporter : "Guru yang gue inget itu Pak Fachrudin, dia masih jadi Wakil?"
Gue : "Oh nggak sekarang udah diganti, kan udah abis masa jabatan"
Reporter : "Oh gitu, terus ya dulu Bu Puri itu pacaran sama Pak (gue lupa namanya), masa panggilannya Winnie The Pooh, Winnie The Pih (ngeludah) kali"
Semua : (tertawa lagi)
Reporter : "Guru yang paling gue benci itu Pak Lukito, ih males. Hm.. Pak (lagi-lagi lupa namanya) masih ada?"
Gue & Ridha : "Siapa tuh? Gak tau deh, gak pernah denger"
Reporter : "Oh, dulu ya dia kalo pake celana itu ketat banget pantatnya duuuh, ukuran celananya aja M, mereket hihihi"
Semua : (tertawa)
Reporter : "Udah yuk ah lo berdua (menunjuk gue dan Ridha) ikut gue yuk diwawancara bentar aja, tuh kameramen udah nunggu, entar gue dimarahin produser gara-gara gaji buta"
Dan dengan terpaksa gue dan Ridha sebagai korban mengikuti mbak-mbak reporter untuk diwawancarai seputar Thomas & Uber Cup. Gue dan yang lainnya belom sempet berkenalan sama si mbak-mbak reporter, tapi gue mendengar kameramen manggil dia "Ndri, disini aja", jadi gue berkesimpulan bahwa namanya si mbak reporter adalah Indri, eh ato Hendry?

Kejadian lainnya..
Sejam sebelum pertandingan Indonesia lawan Jerman, kursi penonton sudah mulai penuh, supporter Indonesia berdatangan dengan aksesoris yang aneh. Tiba-tiba ada seorang bapak-bapak datang ke tribun dan berdiri di tembok tribun (mau bunuh diri kali). Yang herannya, dia berbicara sendiri dan tangannya membuat gerakan-gerakan aneh seolah-olah dia adalah pelatih yang sedang memberi pengarahan kepada para pemain Indonesia. Semua mata tertuju pada si bapak dan gue yakin semua berpikiran sama : ORANG GILA! Si bapak terus memeragakan gerakan-gerakan aneh sampe pertandingan selesai. Duh!

Kamis, 15 Mei 2008

Buying Ticket

Gue beserta rombongan sirkus (Ridha, Octa, Emil, Rissa, dan Hanna) sudah hadir di Gelora Bung Karno belum tepat pada waktunya alias kecepetan, sekitar pukul 11.00am. Padahal pertandingan awal mulai pukul 01.00pm dan Indonesia tanding pukul 06.00pm.

Kami gak mau ketinggalan satu pertandingan, sekalipun yang tanding bukan Indonesia, soalnya kami terpaksa beli tiket di calo. Padahal kabarnya, tiket di Bu Dibyo baru mulai dijual pukul 09.00am, nah kami sampe di sana pukul 10.00am dan di pintu loket sudah terpampang : TIKET UBER CUP SUDAH HABIS! Monyet lo bu.

Flashback
Akhirnya ada abang-abang calo yang menawarkan tiket kepada kami.
Abang : "Dek, tiket di dalem udah abis, beli sama saya aja".
Ridha : "Berapa, Pak?"
Abang : "125 ribu dek"
Semua : "Buset mahal bener, gak jadi deh, Pak"
Masuk ke dalam untuk mencari tau sesuatu yang sudah diketahui bahwa TIKET UDAH ABIS!. Keluar lagi dengan wajah pilu.
Ridha : "Yaudah mau gimana ni, beli aja di calo?"
Semua : "Terserah"
Emil : "Yang penting gue nonton" (yaiyalah masa mau beli baju)
Abang : "Jadi dek beli di saya?"
Ridha : "Yaudah berapa pastinya?"
Abang : "Ya maunya jadi berapa?"
Emil : (dengan gobloknya gak bisa nawar maen asal cuap) "100 ribu pak!"
Semua : (Emil goblooookkkkk)
Pergi meninggalkan si Abang dan berdiskusi.
Gue : "Dhanty tuh beli di calo 85 ribu, udah segitu aja, lo bego sih Mil"
Emil : "Iya iya gue salah"
Si abang nyamperin lagi.
Abang : "Berapa dek?"
Semua : "85 ribu pak"
Abang : "Yah jangan dong, kemaren aja ada yang beli 200 ribu"
(Pala lo jeder, boong banget!)
Semua : "Ih, nggak mau, pokoknya 85 ribu, temen saya beli di calo juga segitu"
Abang : "Tambahin 5 ribu lagi deh"
Gue : "Nggak-nggak, 85 ribu"
Abang : "Yaudah sini bayar" (dengan terpaksa)

Akhirnya dapet juga tiket nonton Uber-uber anjing walopun rugi 35 ribu, karna harga asli tiketnya 50 ribu tapi kami beli 85 ribu.

Haduh mana bangku penontonnya dari kayu lagi, pantat gue sakiiiiiitttttt! Tapi cukup terobati dengan menangnya Indonesia lawan Jerman dan membawa Indonesia ke final Uber Cup, horeee! Semoga Indonesia bisa menang lawan China.

Rabu, 14 Mei 2008

Last movie i saw (1)

The Chronicles of Narnia : Prince Caspian


Recommended movie! Setelah sukses film pertamanya, sekuel kedua Narnia dari tujuh buku yang ada akan membawa kesuksesan kembali, menurut saya. Cerita yang ditawarkan tidak kalah menarik, justru lebih menantang dan lebih berisi dari film pertamanya, yah mungkin karna di film pertama pikiran para tokoh masih anak-anak, namun di film kedua semua telah berkembang. Daripada diceritakan lebih baik anda menonton sendiri :p

For fiction movies lovers : You have to watch it!
Four thumbs up!

Goodbye exam.

Finally i've passed the last exam's day. Goodbye Exam & Welcome Freedom :D

Jadi, setelah hari terakhir uas ini RENCANA AWALNYA, gue dan teman-teman (Mayka, Emil, Ridha, Mba, Wulan, Nikita, Octa, Arrad, Jamal, Sekar & Rissa) akan ke rumah mayka untuk makan-makan nasi kuning berhubung Ridha udah malak mayka buat nyediain nasi kuning dari kapan tau. Tapi, di pagi hari, Anti datang membawa berita "gembira" kalo akan diadakan rapat Buku Tahunan abis ujian. Mimpi manis gue pun lenyap dengan kabar itu.

Planning for sweet escaping sudah di otak, sayangnya manusia-manusia yang lain terlalu lamban dan tidak pengertian sama gue, tidak kunjung berangkat ke rumah mayka as soon as possible and finally i caught by my boss, haaaah goodbye yellow-rice (nasi kuning).

Okay kehidupan gue berlanjut di rapat Buku Tahunan yah sebagai sekretaris "baik" jalani sajalah dengan ikhlas. Tulis-menulis sampe lupa apaan aja hasil rapat tadi, mau cepet selesai biar merasakan the real long holiday without disturbing! Lalu, mejik mayka nelfon gue.
Mayka : "Ki, nanti nasi kuningnya dibawain ke sekolah yah".
Gue : "Serius may?" (pura-pura kaget aja, padahal ngarep banget).
Mayka : "Iya entar dianter Ridha".
Gue : "Thank you may i love you muacch".

Setelah rapat selesai (akhirnya ya allah terima kasih). Gilang dan lain-lain mengajak ke Blitz nonton Narnia, kesempatan bagus sebagai ganti kekecewaan gue akan kehilangan nasi kuning. Namun, nasi kuningku tak kunjung datang, gue nelfon Ridha berkali-kali bagaikan nelfon ke Premium Call 0809-1000-100 Klub Janda Liar. Ridha tak kunjung datang, gimana nih? Karna takut kelamaan, rombongan Edho pun berangkat duluan, tapi rombongan Gilang masih nungguin gue. Setelah 15 menit nunggu akhirnya Ridha datang bersama rombongan sirkus Way Kambas (Emil, Mba, Octa, Rissa, Wulan) mengantarkan nasi kuning. Dan berangkatlah kami ke Blitz dan nonton Narnia, Horeeee happy ending juga akhirnya hari ini.

Selasa, 13 Mei 2008

Photo session

Hari kedua uas lewat kembali dengan sukses dan alhasil tangan gue rematik karna mengarang bebas essay sejarah dan tik karna lagi-lagi belajar yang minim soalnya ketiduran pas belajar tik sambil nonton Uber Cup.

Setelah iseng-iseng berhadiah mengerjakan soal ujian, pulang sekolah ada sesi pemotretan angkatan buat buku tahunan. Haaaah entah karna kurangnya persiapan konsep atau apa, kami semua dikumpulkan di padang mahsyar alias lapangan upacara. Bayangkan! tepat jam 12 siang bolong demenannya sundel bolong semua disuruh ke tengah lapangan untuk berada di formasi barisan yang udah dibentuk (baca : abstrak).

Lalu semua disuruh duduk manis di tengah lapangan. Pikiran pertama : Asik difoto! Namun buyar sudah mimpi manis (judul sinetron) karna fotografer tak kunjung menjepretkan kamera SLRnya. Panitia on site sibuk mengatur formasi sementara kami semua kepanasan dicolek hawa matahari, wangi matahari disekujur tubuh ditambah keringat, hmmm....

Akhirnya foto jugaaaaa, kurang lebih 15 menitan, gak nyampe malah, sesi foto kelar! Nunggunya sangat tidak sebanding dengan penantiannya, haduuuh.

Senin, 12 Mei 2008

Today like a holiday

UAS hari pertama disambut pelajaran Agama dan Kewarganegaraan sukses terlaksa walaupun tersendat-sendat saat mengerjakan karna memang kemarin malem belajar dengan sangat minim hehe tapi untuk ukuran nggak belajar lumayanlah soal-soal tadi, tapi tetep dengan bantuan teman hahaha.

Setelah bersenang-senang dengan soal tadi dan berniat langsung pulang ke rumah, namun nyatanya tersendat oleh ajakan teman-teman untuk jalan-jalan ke Ragusa, we make today like the last day of our exam, padahal masih ada dua hari lagi. Dan berhubung Lia ulang tahun sekalian deh ditraktir (makasi Li, sebagai ganti mempertaruhkan harga diri gue karna meng-sms your everlasting biar dia inget ulang tahun lo hahaha).

Yeaa as usual jalanan di Jakarta macet dimana-mana kayak si komo mau lewat.

Minggu, 11 Mei 2008

Another nightmare.

Ngeri banget udah dua hari berturut-turut gue mimpi buruk, bukan sejenis mimpi pencabulan atau pemerkosaan tapi mimpi kerasukan setan.

My first nightmare on May 9th 2008.
Di mimpi, gue sedang bersenda gurau sama temen-temen gue. Entah ngobrol apa gue lupa, tiba-tiba gue berdiri trus tertawa cekikikan (emang bakat jadi kuntilanak), dalem hati gue bertanya-tanya "kok ketawa gue ga brenti-brenti yah?" Karna gue ngeri sama diri gue sendiri seketika gue bangun dan langsung melihat jam, yaampun masih jam 4 pagi dimana setan-setan sedang berpulangan ke rumahnya masing-masing. Pas bangun gue terpaku sama sosok di depan lemari baju gue. Ada sejenis makhluk mirip manusia, tinggi gede, tapi aneh masa pake baju basket (setannya minta diketawain kali ya), dan transparan, jadinya tembus pandang ke lemari. Untuk waktu yang cukup lama entah karna ngeri atau naksir itu setan, gue sempet diem ngeliatin dia dan diapun begitu sambil sesekali mengedipkan mata (eh nggak ini ngarang, setan apaan kegatelan gitu). Tapi berhubung gue beranggapan kalo dia setan, mau pake gaun sampe koloran doang tetep ngeri ya bok, tereak deh gue sampe kedengeran keluar kamar dan membangunkan orang rumah hahaha.

My second nightmare on May 10th 2008.
Mimpi yang ga kalah serem nampaknya, tapi gue agak banyak lupa ceritanya hahaha. Pokoknya malem itu gue emang setengah sadar soalnya sambil nonton tv dan online msn dari handphone tapi berujung ketiduran. Terus jam 12an kalo ga salah gue kebangun karna mimpi dikejar-kejar setan, ini ga tau emang lagi lomba lari apa nagih utang tu setan-setan. Masih setengah sadar, mata berkunang-kunang, gue mau bangun dari tempat tidur dan berniat melarikan diri keluar kamar, loh tapi kok ga bisa ya? Badan gue kaku, dibayangan gue ada kuntilanak karna dia punya ciri-ciri kuntilanak yaitu rambut panjang, baju putih dan matanya ga ada. Si kuntil ngambang di atas gue tapi tangannya nyekek leher gue sambil eye contact dan mengerlipkan mata (lagi-lagi berdusta). Buset itu nggak bisa napas gue, untungnya masih inget Tuhan terus gue baca-baca mantra dan mendorong badan gue ke atas dan sukses bangun sambil ngos-ngosan kayak abis diperkosa. Tanpa pikir panjang langsung ngabur ke luar kamar dan lagi-lagi membangunkan orang rumah hahaha.


Nyaiiiiii malem ini jangan ganggu saya yaa.